JURNAL PERTANIAN
What: Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang pertanian meliputi e-Agriculture (berbasis web, GIS, penginderaan jauh) dan m-Agriculture (berbasis mobile, SMS, call center, aplikasi smartphone) serta contoh implementasi di negara Asia dan Afrika untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Why: Untuk meningkatkan produktivitas petani, kesejahteraan petani, mengatasi keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan memanfaatkan peluang perkembangan teknologi.
When: Studi ini disusun dan dipresentasikan pada Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016. Mengacu pada perkembangan teknologi mobile dan internet global hingga tahun 2015-2016. Relevan untuk perencanaan adopsi TIK pertanian di Indonesia mulai saat ini dan masa depan.
Where: Studi kasus di China, India, Bangladesh, Tanzania dan Uganda. Pembahasan diarahkan untuk konteks Indonesia sebagai negara agraris.
Who: Aktor utama = petani, kelompok tani, pemerintah, lembaga riset, universitas, LSM, penyedia layanan telekomunikasi, pengembang aplikasi, pihak swasta/marketplace. Penulis: Rosa Delima, Halim Budi Santoso, Joko Purwadi (Universitas Kristen Duta Wacana).
How: Mengkaji model penerapan TIK pertanian di negara lain (call center, aplikasi mobile, marketplace, sistem informasi pasar, komunitas petani). Mengidentifikasi tantangan, peluang, manfaat bagi Indonesia. Memberikan rekomendasi teknis aplikasi multi-platform, user friendly, bahasa lokal, offline capability, keterlibatan multi-aktor, bentuk aplikasi (Sistem Informasi, Sistem Pakar, GIS, dll).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar